Langsung ke konten utama

TUGAS TERSTRUKTUR TATAP MUKA 6 DAN 7



TUGAS TERSTRUKTUR


1.    Jelaskan mengapa suatu sikloheksana terdisubtitusi-cis-1,3 lebih stabil dari pada struktur-trans-padanan nya?

Jawab:

Karena kedua subtituenya dapat berposisi ekuatorial. Tetapi bila kedua subtituen itu 1,3 satu terhadap yang lain pada suatu cincin sikloheksana, maka cis-isomer lebih stabil dari pada trans-isomer. Karena kedua subtituen dalam 1,3-isome, dapat berposisi ekuatorial. Dalam trans-1,3-isomer, 1 gugus terpaksa berposisi aksial.
Kestabilan (ketidakreaktifan) sikloalkana pada mulanya dijelaskan dengan “teori regangan Baeyer” (Baeyer’s strain theory). Menurut teori ini, senyawa siklik seperti halnya sikloalkana membentuk cincin datar. Bila sudut-sudut ikatan dalam senyawa siklik menyimpang dari sudut ikatan tetrahedral (109,50) maka molekulnya mengalami regangan. Makin besar penyimpangannya terhadap sudut ikatan tetrahedral, molekulnya makin regang.
Untuk membuat sikloalkana, dapat digunakan bahan dasar senyawa alifatik, atau senyawa aromatik. Sebagai contoh, siklopropana dibuat dengan reaksi Freud, yaitu dengan mereaksikan 1,3-dibromopropana dengan logam seng. Untuk membuat sikloheksana dapat ditempuh dengan cara hidrogenasi benzena dengan katalis Ni, pada suhu dan tekanan tinggi.



2.    Tuliskan proyeksi Fischer untuk semua konfigurasi yang mungkin dari 2,3,4-pentanatriol. Tunjukan pasangan-pasangan enantiomernya? Jawab:

   
    Ketentuan Fischer (Konfigurasi Relatif)
    Dengan mengunakan Proyeksi Fischer, sistem penggambaran konfigurasi gugus disekitar pusat kiral yang berbeda (susunan ruang atom atau gugus yang menempel pada karbon  kiral), yaitu konvensi D dan L. Metode ini banyak digunakan dalam biokimia. kimiaorganik terutama untuk karbohidrat dan asam amino.
Gliseraldehida ditetapkan sebagai senyawa standar untuk menentukan konfigurasi semua    karbohidrat. Proyeksi Fischer terhadap gliseraldehida dengan rantai karbon digambarkan      secara vertikal, dengan karbon yang paling teroksidasi (aldehid) berada pada bagian paling atas, dengan gambar struktur sebagai berikut :

Gugus OH pada pusat kiral digambarkan pada sisi sebelah kanan untuk isomer D dan sisi sebelah kiri untuk isomer L. Ini berarti setiap gula yang memiliki stereokimia yang sama dengan D-gliseraldehida termasuk gula seri D (misalnya D-glukosa), sedangkan gula yang memiliki stereokimia yang sama dengan L-gliseraldehida termasuk gula seri L. Di mana penentuan D atau L berdasarkan pada asimetris pada atom karbon molekul yang kedua dari belakang, yang merupakan C5.

Komentar

  1. Apakah cara membuat sikloalkana hanya dengan cara hidrogenasi benzena dengan katalis Ni, pada suhu dan tekanan tinggi. Jika ada cara yang lain tolong jelaskan?
    Terimakasih

    BalasHapus
    Balasan
    1. Untuk membuat benzena dapat dilakukan dengan 4 macam cara, yaitu (1) mereaksikan Na-benzoat + NaOH, (2) mereaksikan asam benzenasulfonat + air, (3) mereduksi fenol dengan Zn, dan (4) memanaskan asetilena pada 6500C dengan katalis Fe-Si-Cr. Cara pembuatan yang keempat merupakan perubahan dari senyawa alifatik ke senyawa aromatik. Reaksi-reaksi pada benzena yang utama adalah substitusi elektrofilik yang meliputi halogenasi, nitrasi, sulfonasi, alkilasi Fiedel-Crafts, dan asilasi Friedel-Crafts. Dalam kondisi reaksi khusus, benzena dapat mengalami pirolisis dan menghasilkan antara lain bifenil. Atom H pada cincin benzena dapat disbustitusi oleh logam alkali bila direaksikan dengan senyawa alkil alkali.

      Hapus
  2. apa yang menyebabkan Gliseraldehida ditetapkan sebagai senyawa standar untuk menentukan konfigurasi semua karbohidrat?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Gliseraldehida ditetapkan sebagai senyawa standar untuk menentukan konfigurasi semua karbohidrat. Proyeksi Fischer terhadap gliseraldehida dengan rantai karbon digambarkan secara vertical, dengan karbon yang paling teroksidasi (aldehid) berada pada bagian paling atas. Gugus OH pada pusat kiral digambarkan pada sisi sebelah kanan untuk isomer D dan sisi sebelah kiri untuk isomer L. Ini berarti setiap gula yang memiliki stereokimia yang sama dengan D-gliseraldehida termasuk gula seri D (misalnya D-glukosa), sedangkan gula yang memiliki stereokimia yang sama dengan L-gliseraldehida termasuk gula seri L.

      Hapus
  3. secara vertikal, dengan karbon yang paling teroksidasi (aldehid) berada pada bagian paling atas, dengan gambar struktur sebagai berikut :

    Gugus OH pada pusat kiral digambarkan pada sisi sebelah kanan untuk isomer D dan sisi sebelah kiri untuk isomer L. Ini berarti setiap gula yang memiliki stereokimia yang sama dengan D-gliseraldehida termasuk gula seri D (misalnya D-glukosa), sedangkan gula yang memiliki stereokimia yang sama dengan L-gliseraldehida termasuk gula seri L. Tolong berikan contoh gambarnya?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Trimakasih atas pertanyaan nya, karena belum bisa menguplod gmbar saya belum bisa member u contoh gambarnya

      Hapus
  4. mengaa,Gliseraldehida ditetapkan sebagai senyawa standar?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Baiklah trimakasih atas pertanyaan nya saya akan menjawab menurut saya Gliseraldehida ditetapkan sebagai senyawa standar untuk menentukan konfigurasi semua karbohidrat. Itulah jawaban dari saya semoga membantu

      Hapus
  5. Tolong jelaskan lebih mengenai jika membuat sikloheksana dapat ditempuh dengan cara hidrogenasi benzena dengan katalis Ni, pada suhu dan tekanan tinggi.?

    BalasHapus
    Balasan
    1. Benzena adalah senyawa hidrokarbon dengan rumus molekul C6H6 yang diketemukan pertama kalinya oleh Michael Faraday pada tahun 1825. Jika dibandingkan dengan senyawa hidrokarbon lain yang mengandung 6 atom C dapat diduga bahwa benzena derajat ketidakjenuhannya tinggi. Kenayataan menunjukkan bahwa sifat-sifat kimia benzena sangat berbeda dengan hidrokarbon tidak jenuh.

      Diamati bahwa benzena dan senyawa-senyawa turunannya memiliki aroma (bau yang sedap). Atas dasar aroma itulah maka benzena dan turunan-turunannya diklasifikasikan sebagai senyawa aromatik. Meskipun istilah aromatik dewasa ini masih dipertahankan, namun pengertiannya tidak terkait lagi dengan aroma. Kini istilah aromatik diterapkan pada sejumlah besar senyawa yang mempunyai dua ciri utama, yaitu derajat ketidakjenuhannya tinggi, dan tidak mudah bereaksi dengan pereaksi-pereaksi yang dapat menyerang ikatan pi.

      Dalam upaya menjelaskan sifat-sifat kimia benzena, sejumlah ahli kimia mencoba menggambarkan rumus strukturnya. Dari beberapa rumus struktur yang diusulkan oleh para ahli tersebut ternyata hanya rumus struktur yang diusulkan oleh Kekule yang paling mendekati sifat-sifat kimia yang diperlihatkan oleh benzena. Oleh Kekule (tahun 1872), struktur benzena digambarkan sebagai cincin beranggota enam (heksagon) dengan tiga buah ikatan tunggal dan tiga buah ikatan rangkap yang letaknya berselang-seling. Keberatan utama terhadap rumus benzena yang diusulkan Kekule adalah ketidakmampuannya menjelaskan mengapa benzena tidak menunjukkan sifat-sifat kimia seperti alkena sebagaimana yang diperlihatkan oleh ketiga ikatan rangkap dalam strukturnya. Menurut model ikatan valensi, benzena dinyatakan sebagai hibrida resonansi dari dua struktur penyumpang yang ekivalen, yang masing-masing adalah struktur benzena menurut Kekule. Hibrida resonansi tersebut lebih stabil daripada masing-masing struktur penyumbangnya

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Stereokimia: 1. Konfigurasi Mutlak dan relatif 2. Pemisahan campuran rasemik

      Konfigurasi Mutlak dan relatif Konfigurasi   Senyawa organik Konfigurasi senyawa organik didefinisikan sebagai suatu metode untuk menggambarkan susunan ruang (tiga dimensi) atom-atom atau gugus-gugus pada atom karbon pusat stereogenik (stereo berasal dan bahasa Yunani ‘stereos’ yang artinya ruang) atau atom C asimetris/atom pusat khiral. Konfigurasi dibedakan menjadi dna, yaitu konfigurasi relatif dan konfigurasi absolut. Konfigurasi relatif Konfigurasi ini dikatakan relatif karena cara penentuannya didasarkan atas perbandingan dengan senyawa pembanding. Senyawa pembanding untuk golongan karbohidrat (sakarida) adalah D-gliseraldehida (dengan gugus OH di sebelah kanan) dan L-gliseraldehida (dengan gugus OH di sebelah kin). Untuk golongan asam amino, senyawa pembandingnya adalah D-alanina (dengan NH2 di sebelah kanan) dan L-alanina (dengan NH2 di sebelah kin). D singkatan dari dextro , dan bahasa Latin dexter yang artinya kanan , dan L si...

TUGAS TERSTRUKTUR 1

Tugas tatap muka ke 2 dan ke 3. 1.       Menurut Louis de Broglie bahwa elektron mempunyai sifat gelombang sekaligusjuga partikel. Jelaskan keterkaitannya dengan teori mekanika kuantum   dan Teori Orbital Molekul. 2.       Bila absorpsi   sinar UV   oleh iakatn rangkap menghasilkan promosi elektron ke orbital yang berenergi lebih tinggi. Transisi elektron manakah memerlukan energi terkecil bila sikloheksena berpindah ke tingkat tereksitasi Jawab :  1.       Elektron bersifat dualisme yang artinya elektron memiliki sifat sebagai partikel dan gelombang. Pernyataan ini didasarkan pada eksperimen difraksi berkas elektron yang dikemukakan oleh Louis de Broglie .   Sifat partikel dan gelombang suatu materi ini tidak tampak sekaligus,sifat yang tampak   jelas   hal ini bergantung pada perbandingan panjang   gelombang   de Broglie den...

HIBRIDISASI

HIBRIDISASI ORBITAL     Sebelum membahas lebih lanjut tentang hibridisasi dan bagian-bagiannya, kita terlebih dahulu mengetahui tentang sejarah dan pengertiannya.  Teori hibridisasi dipromosikan oleh kimiawan Linus Pauling dalam menjelaskan struktur molekul seperti metana (CH4). Secara historis, konsep ini dikembangkan untuk sistem-sistem kimia yang sederhana, namun pendekatan ini selanjutnya diaplikasikan lebih luas, dan sekarang ini dianggap sebagai sebuah heuristik yang efektif untuk merasionalkan struktur senyawa organik.      Hibridisasi adalah sebuah konsep bersatunya orbital-orbital atom membentuk orbital hibrid yang baru yang sesuai dengan penjelasan kualitatif sifat ikatan atom. Konsep orbital-orbital yang terhibridisasi sangatlah berguna dalam menjelaskan bentuk orbital molekul dari sebuah molekul.      Teori hibridisasi sering digunakan dalam kimia organik, biasanya digunakan untuk menjelaskan molekul yang te...