Konfigurasi Mutlak dan relatif Konfigurasi Senyawa organik Konfigurasi senyawa organik didefinisikan sebagai suatu metode untuk menggambarkan susunan ruang (tiga dimensi) atom-atom atau gugus-gugus pada atom karbon pusat stereogenik (stereo berasal dan bahasa Yunani ‘stereos’ yang artinya ruang) atau atom C asimetris/atom pusat khiral. Konfigurasi dibedakan menjadi dna, yaitu konfigurasi relatif dan konfigurasi absolut. Konfigurasi relatif Konfigurasi ini dikatakan relatif karena cara penentuannya didasarkan atas perbandingan dengan senyawa pembanding. Senyawa pembanding untuk golongan karbohidrat (sakarida) adalah D-gliseraldehida (dengan gugus OH di sebelah kanan) dan L-gliseraldehida (dengan gugus OH di sebelah kin). Untuk golongan asam amino, senyawa pembandingnya adalah D-alanina (dengan NH2 di sebelah kanan) dan L-alanina (dengan NH2 di sebelah kin). D singkatan dari dextro , dan bahasa Latin dexter yang artinya kanan , dan L si...
Apa saja Karakteristik yang dimiliki orbital s, p, d, dan f agar kita bisa dengan mudah membedakannya?
BalasHapusApa saja Karakteristik yang dimiliki orbital s, p, d, dan f agar kita bisa dengan mudah membedakannya?
BalasHapusOrientasi dan Bentuk Orbital s p d f, Elektron, Bilangan Kuantum, Atom - Bentuk orbital ditentukan oleh subkulit dari elektron atau ditentukan bilangan kuantum azimutnya. Jadi, apabila suatu elektron memiliki bilangan kuantum azimut sama, maka bentuk orbitalnya juga sama, sehingga yang membedakan hanyalah tingkat energinya. Bentuk orbital merupakan fungsi Ψ2 dari fungsi gelombang Schrödinger. Sedangkan orientasi orbital terkait dengan bilangan kuantum magnetik (m). [1]
BalasHapusGambar 1. Macam-macam bentuk orbital. [2]
Dengan memahami uraian berikut, kalian akan mengetahui bentuk orbital s, p, d, dan f.
baiklah saya akan menambahkan
BalasHapusBentuk orbital ditentukan oleh bilangan kuantum azimut. Bilangan kuantum ini diperoleh dari suatu persamaan matematika yang mengandung trigonometri (sinus dan cosinus). Akibatnya, bentuk orbital ditentukan oleh bentuk trigonometri dalam ruang.
Trimakasih Fajar penambahan anda sangat membantu dalam mempelajari visualisasi orbital s, p, d, f
HapusSaya sedikit menambahkan jawaban dari fajar, yg mana apabila suatu elektron memiliki bilangan kuantum azimut sama, maka bentuk orbitalnya juga sama, sehingga yang membedakan hanyalah tingkat energinya. Bentuk orbital merupakan fungsi Ψ2 dari fungsi gelombang Schrödinger. Sedangkan orientasi orbital terkait dengan bilangan kuantum magnetik (m).
BalasHapusSaya sedikit menambahkan jawaban dari fajar, yg mana apabila suatu elektron memiliki bilangan kuantum azimut sama, maka bentuk orbitalnya juga sama, sehingga yang membedakan hanyalah tingkat energinya. Bentuk orbital merupakan fungsi Ψ2 dari fungsi gelombang Schrödinger. Sedangkan orientasi orbital terkait dengan bilangan kuantum magnetik (m).
BalasHapusTrimakasih Krisna atas tambahannya sangat membantu saya dalam menambah ilmu
HapusApa yang membedakan orbital s. P. d dan f?
BalasHapusBentuk orbital ditentukan oleh subkulit dari elektron atau ditentukan bilangan kuantum azimutnya. Jadi, apabila suatu elektron memiliki bilangan kuantum azimut sama, maka bentuk orbitalnya juga sama, sehingga yang membedakan hanyalah tingkat energinya. Dengan memahami uraian berikut, akan diketahui bentuk orbital s, p, d, dan f.
BalasHapus