Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2017

Alkohol, Eter dan Senyawa yang terkait

ALKOHOL & ETER 1.       ALKOHOL Senyawa alkanol atau alkohol memiliki;                            gugus fungsi   :                                           C     OH                                   rumus umum struktur ;C n H 2n+1 OH atau R-OH rumus umum molekul ;C n H 2n+2 O           Berdasarkan jumlah gugus hidroksinya , alkohol dibagi menjadi polialkohol dan mono alkohol. A.Mon...

Reaksi Radikal Bebas

Radikal Bebas Radikal bebas adalah atom atau molekul yang kehilangan elektron / memiliki elektron yang tidak berpasangan, sehingga molekul tersebut menjadi tidak stabil dan selalu berusaha mengambil elektron dari atom atau molekul lain. Radikal bebas dapat dihasilkan dari hasil metabolisme tubuh dan faktor eksternal seperti asap rokok, beberapa logam, hasil penyinaran ultra violet, radiasi, zat kimiawi dalam makanan dan polutan lain. Contoh Radikal Bebas Contoh radikal bebas sederhana adalah radikal hidroksil (HO•), yaitu senyawa yang mempunyai satu atom hidrogen terikat pada satu atom oksigen. Contoh radikal bebas yang lain adalah karben ( : CH2) yang mempunyai dua elektron tak berpasangan, dan anion superoksida (•O− 2) yaitu molekul yang kelebihan elektron. Perhatikan radikal bebas oksigen berikut ini. Perlu diketahui bahwa anion hidroksil (HO−), kation karbenium (CH+ 3) dan anion oksida (O2−) bukan radikal karena ikatan yang terbentuk faktanya diakib...

Reaksi Subsitusi dan Eliminasi Senyawa Organik

Dalam kimia organik, banyak reaksi yang dapat terjadi yang melibatkan  ikatan kovalen  di antara atom karbon dan heteroatom lainnya seperti  oksigen ,  nitrogen , atau atom-atom  halogen  lainnya. Beberapa reaksi yang lebih spesifik akan dijelaskan di bawah ini. REAKSI SUBTITUSI, ADISI, ELIMINASI 1). Reaksi Subtitusi adalah reaksi penggantian (penukaran) suatu gugus atom oleh gugus atom lain. Pada reaksi subtitusi tidak terjadi perubahan ikatan, ikatan tunggal –> ikatan tunggal. Contoh : Reaksi monoklorinasi propana (pengantian satu atom H oleh satu atom Cl), misalnya : C 3 H 8  + Cl 2  –> C 3 H 7 Cl + HCl Reaksi dibrominasi propana (penggantian dua atom H oleh dua atom Br), misalnya : C 3 H 8  + 2Br 2  –> C 3 H 6 Br 2  + 2HBr 2). Reaksi Adisi adalah reaksi penambahan suatu atom pada ikatan rankap dalam suatu senyawa. Pada reaksi adisi terjadi perubahan ikatan, ikatan rangkap tiga –> ikatan rangkap dua,...

TUGAS TERSTRUKTUR TATAP MUKA 6 DAN 7

TUGAS TERSTRUKTUR 1.    Jelaskan mengapa suatu sikloheksana terdisubtitusi-cis-1,3 lebih stabil dari pada struktur-trans-padanan nya? Jawab: Karena kedua subtituenya dapat berposisi ekuatorial. Tetapi bila kedua subtituen itu 1,3 satu terhadap yang lain pada suatu cincin sikloheksana, maka cis-isomer lebih stabil dari pada trans-isomer. Karena kedua subtituen dalam 1,3-isome, dapat berposisi ekuatorial. Dalam trans-1,3-isomer, 1 gugus terpaksa berposisi aksial. Kestabilan (ketidakreaktifan) sikloalkana pada mulanya dijelaskan dengan “teori regangan Baeyer” (Baeyer’s strain theory). Menurut teori ini, senyawa siklik seperti halnya sikloalkana membentuk cincin datar. Bila sudut-sudut ikatan dalam senyawa siklik menyimpang dari sudut ikatan tetrahedral (109,50) maka molekulnya mengalami regangan. Makin besar penyimpangannya terhadap sudut ikatan tetrahedral, molekulnya makin regang. Untuk membuat sikloalkana, dapat digunakan bahan dasar senyawa alifatik, atau senyaw...